Pesona Wisata Desa Sawinggrai Raja Ampat

Raja Ampat memang banyak memiliki beragam destinasi wisata menarik yang tersedia disana. Tidak hanya memiliki wisata berupa gugusan pulau-pulaunya yang indah, namun di Raja Ampat juga memiliki beragam objek wisata unik yaitu berupa desa wisata. Salah satu desa wisata yang paling terkenal dengan keindahan alamnya di Raja Ampat adalah wisata Desa Sawinggrai. Di desa tersebut Anda bisa melihat beragam burung cenderawasih dan ikan-ikan liar yang ada di dermaga. Kekayaan alam disana sangat terjaga kealamiannya, sehingga menyuguhkan keindahan alam yang sangat berkesan. Jika Anda berkunjung ke kepulauan Raja Ampat, maka desa Sawinggrai ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata liburan menarik Anda, dan jangan lupa hubungi penyedia raja ampat adventure untuk kesini.

Daya Tarik Burung Cenderawasih Khas Wisata Desa Sawinggrai
Desa Sawinggrai terletak di kecamatan Meos Mansar, kabupaten Raja Ampat Papua Barat. Jika Anda ingin menuju ke wisata desa Sawinggrai, Anda bisa memulai perjalanan dari Pulau Waisai dan membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit dengan menggunakan speedboat yang tergantung dengan kondisi ombak laut. Keunikan desa tersebut yaitu Anda bisa menyaksikan pesona burung cenderawasih serta icon cenderawasih Papua yang sangat menarik. Terdapat empat spesies cenderawasih yang bisa Anda dapatkan di desa ini yaitu Burung kecil dari surga hingga burung lebih dari surga, Bird Wilson Surga serta Burung Merah Paradise.

Salah satu dari keempat burung di wisata desa Sawinggrai ini yang menjadi icon khas di desa Sawinggrai yaitu burung cenderawasih merah. Burung cenderawasih tersebut hidup nyaman dan sangat aman serta dilindungi di desa wisata ini. Oleh karena itu, daya tarik di desa ini adalah ketika Anda melihat dari dekat burung cenderawasih yang terjaga di habitatnya. Anda juga dapat menyaksikan atraksi menarik dari beberapa burung cenderawasih yang melakukan gerakan-gerakan berupa tarian unik. Untuk menikmati atraksi tersebut, Anda harus mendaki bukit Manjai Sawinggarai sekitar 30 menit perjalanannya. Waktu untuk melihat atraksi menarik tersebut pada pagi hari yakni sekitar pukul 07.00 sampai 09.00 WIT dan sore hari pada pukul 16.00 sampai 17.00 WIT, karena burung cenderawasih hanya menari pada pagi hari.

Berbagai aktivitas lain yang bisa Anda lakukan di desa Sawinggrai ini yaitu Anda bisa melakukan kegiatan snorkeling dan memberi makan ikan-ikan di sekitar dermaga. Masyarakat desa tersebut juga telah menyediakan berbagai penginapan yang unik yang dibangun diatas laut. Penginapan disini sangat unik dan menarik karena desain interior dan eksteriornya berpadu dengan keelokan alam yang sangat mempesona. Tarif penginapan di wisata desa Sawinggrai ini hanya berkisar Rp 500.000 per malam per orang, harga tersebut sudah termasuk tiga kali makan, snorkeling, memberi makan ikan dan melihat atraksi burung cenderawasih.

Leave a Reply